Salah
satu pertanyaan yang paling sering muncul tentang mendaki gunung adalah
"peralatan apa yang mesti dibawa?" Apalagi buat yang baru pertama kali
mendaki gunung. Peralatan-peralatan berikut tidak semuanya mesti dibawa
tergantung siapa, ke gunung mana dan kapan. Kenapa demikian?. Artinya saat hendak mendaki gunung ada beberapa hal yang mesti
dipertimbangkan untuk memutuskan peralatan apa yang mesti dibawa.
Berikut beberapa peralatan mendaki gunung sebagai salah satu referensi anda.
1) Ransel/tas gunung
2) Tenda
3) Jaket
Jaket
merupakan salah satu peralatan mendaki yang sangat penting untuk dibawa
saat mendaki gunung, kecuali jika anda ke Gunung Sahari atau Toko
Gunung Agung... He..he..he.. Just kidding :) . Okay, back to topic.
Jaket berguna untuk menahan dan mengurangi dingin sehingga panas tubuh
tetap terjaga. Hal ini berguna untuk menghindari hal-hal buruk yang
tidak diinginkan akibat kedinginan. Pastikan jaket yang anda pilih
memiliki kemampuan untuk itu karena ada banyak jenis jaket di pasaran
dengan kualitas dan kemampuan yang berbeda-beda.
4) Sepatu atau sandal gunung
Namanya
mendaki dimana kita akan berjalan kaki, tentunya alas kaki yang memadai
diperlukan karena digunung kita akan melalui berbagai macam medan mulai
dari hutan, semak belukar, pasir, bebatuan, lumpur dan juga sungai atau
genangan air. Yang sangat direkomendasikan tentunya sepatu atau sendal
gunung. Soal anda mau memilih yang mana (sepatu atau sendal gunung),
tentunya kembali ke personal taste setiap individu. Saya pribadi
lebih senang menggunakan sepatu gunung dibandingkan sendal karena saya
merasa lebih leluasa dan nyaman bergerak dengan menggunakan sepatu.
Biasanya saya juga membawa sandal sebagai cadangan. Sepatu gunung
(sepatu hiking) tersedia dalam berbagai merk seperti Hi-tech, Karrimor, Vaude, North Face, Merrel, Rei, dll. Sepatu gunung ada yang tahan air (waterproof) dan ada juga yang tidak.
5) Jas hujan
6) Pakaian ganti secukupnya
Bawalah
pakaian ganti secukupnya. Pakaian ganti diperlukan untuk jaga-jaga
apabila pakaian anda basah atau lembab. Dengan mengganti pakaian badan
akan lebih segar dan tetap hangat. Jumlahnya berapa tentunya tergantung
setiap individu, tujuan dan berapa lama mendaki gunung. Saya biasanya
membawa sepasang pakaian ganti untuk pendakian dengan lama menginap satu
malam. Misalnya mulai mendaki sabtu pagi dan turun gunung hari
Minggunya. Pilihlah pakaian dengan bahan yang ringan dan mudah kering.
Akan lebih baik lagi jika anda menggunakan pakaian-pakaian hiking dengan bahan yang ringan dan cepat kering.
7) Kompor dan peralatan masak lainnya
Bawalah kompor dan peralatan masak yang benar-benar dibutuhkan. Pertimbangkan juga ukurannya. Amat sangat tidak dianjurkan membawa kuali atau kompor gede anda yang di rumah! Repot pastinya ^_^
Gunakanlah
kompor dan peralatan mini yang biasa digunakan untuk mendaki gunung.
Ini bertujuan untuk kepraktisan dan meminimalisir beban yang dibawa.
Untuk bahan bakarnya anda bisa menggunakan spirtus atau dengan
menggunakan gas portable. Saya lebih suka membawa kompor gas dibandingkan kompor berbahan bakar cair karena lebih praktis.
8) Peralatan makan
9) Sleeping bag
10) Matras
Matras
berguna sebagai alas pada saat tidur di dalam tenda, atau saat
nongkrong-nongkrong menikmati suasana diluar tenda, atau bisa juga untuk
menaruh bahan-bahan makanan saat anda sedang masak-masak di gunung.
Modelnyapun macam-macam. Ada yang terbuat dari aluminium foil dan ada
juga yang terbuat dari karet.
11) Sarung tangan
12) Masker
13) Kupluk
Kupluk
berguna sebagai penutup kepala untuk mengurangi hawa dingin. Meskipun
kecil, kupluk sangat penting untuk menjaga panas badan. Kepala dan
telinga juga sensitif terhadap dingin.
14) Headlamp atau senter
15) Kaos kaki
Kaos
kaki diperlukan untuk menghangatkan kaki dan jari-jari dari hawa dingin
seperti halnya sarung tangan. Manfaatnya akan sangat terasa saat tidur
di malam hari. Saya setidaknya membawa dua pasang kaos kaki saat mendaki
gunung. Sepasang dipakai saat trekking sedangkan sepasangnya lagi digunakan pada saat tidur.
16) Trash bag dan kantung plastik
Trash bag
berguna untuk menaruh sampah-sampah selama pendakian. Misalnya
bungkus-bungkus makanan yang anda bawa, kotoran makanan, dll. Selain itu
trash bag juga berguna sebagai pelapis dibagian dalam ransel/tas
gunung untuk menjaga agar barang-barang, terutama pakaian tetap kering.
Pada kondisi tertentu bisa saja ransel/tas gunung anda lembab karena
terpaan hujan dan hawa dingin. Tidak jarang barang-barang bawaan yang
ditaruh di tas/ransel gunung juga bisa terkena imbasnya. Pasti gak enak
rasanya dong kalau pakaian atau sleeping bag anda lembab! Jadi lapisi dulu bagian dalam tas/ransel dengan trash bag
besar, baru kemudian masukkan barang-barang bawaan anda. Bawa juga
kantong plastik berukuran sedang dan kecil untuk menaruh sampah dan
pakaian kotor.
17) Peralatan navigasi
Peralatan
navigasi diperlukan untuk menunjukkan arah atau membantu anda dalam
keadaan tersesat. Peralatan tersebut diantaranya GPS, peta dan kompas.
18) Decker
Decker
berguna untuk mengurangi beban lutut saat mendaki atau menuruni gunung
sehingga meminimalisir potensi cedera di lutut. Barang ini tinggal
dipasang di lutut. Decker ini bukan yang berbahan keras tentunya
seperti yang digunakan di dunia otomotif, tapi yang terbuat dari kain
yang berbahan lembut dan elastis.
19) Gaiter
Gaiter dipasang di atas sepatu menutupi hingga tungkai kaki dibawah lutut. Biasanya terbuat dari bahan kain atau polyester.
Gunanya untuk melindungi tungkai kaki bagian bawah dan juga untuk
menghindari masuknya pasir dan batu ke dalam sepatu saat melewati trek
berpasir dan berbatu di gunung.
20) Trekking pole
Trekking pole
berfungsi untuk membantu bertumpu saat mendaki terutama saat melewati
lereng yang cukup miring. Istilah gampangnya adalah tongkat. Trekking pole ini bisa di-adjust sedemikian rupa panjang pendeknya sesuai dengan kebutuhan anda.
21) Pisau
Pisau
tentunya berguna untuk potong-memotong. Misalnya memotong bahan-bahan
masakan, tali, dll. Selain itu pisau juga berguna untuk berjaga-jaga (self defense) terhadap kemungkinan serangan binatang buas yang mungkin saja terjadi.
22) Obat-Obatan Pribadi
Siapkan
obatan-obatan pribadi apalagi jika anda mempunyai penyakit khusus
misalnya alergi, dll. Obat-obatan ringan lainnya yang bisa dibawa
diantaranya obat luka, minyak kayu putih, salon pas, madu, balsem, gula
merah, dll.
23) Tisu
Tisu berguna sebagai alat pembersih entah itu pembersih peralatan memasak dan makan maupun wajah.
24) Topi
Tujuannya cukup jelas yakni untuk mengurangi terpaan terik matahari di gunung.
25) Rain cover
Rain cover berguna sebagai penutup tas/ransel anda sehingga tidak basah saat hujan melanda. Rain cover juga tersedia dalam berbagai ukuran sesuai dengan ukuran tas/ransel gunung. Rain cover ada yang bisa anda dapatkan saat membeli tas/ransel gunung dan ada juga yang tidak alias dijual terpisah dengan tas/ranselnya.
Selain
peralatan-peralatan di atas ada juga peralatan lainnya seperti
karabiner, tali, dll. Hmmm….Banyak sekali ya peralatannya! Repot dong
mau naik gunung! Tenang…Anda tidak harus membawa semua
peralatan-peralatan tersebut. Sekali lagi, pertimbangkan berbagai faktor
saat hendak mendaki gunung. Peralatan-peralatan seperti gaiter, decker, trekking pole, dan topi misalnya lebih bersifat optional. Namun peralatan-peralatan seperti tenda, jaket, kupluk, sepatu/sandal, headlamp/senter,
peralatan masak dan makan, tas/ransel misalnya, merupakan
peralatan-peralatan yang sangat penting untuk dibawa saat mendaki
gunung.
Bagaimana
kalau misalnya tidak punya tenda? Solusinya carilah teman yang punya
tenda yang mungkin bisa diajak mendaki bersama atau mungkin bisa
dipinjam tendanya. Jika anda pergi mendaki berkelompok, peralatan
seperti tenda dan peralatan memasak tentunya tidak perlu harus dibawa
oleh setiap orang di dalam tim. Cukup berbagi tugas saja siapa yang
membawa tenda, peralatan masak, dan lain-lain.
Demikian…Persiapkan diri kita sebaik mungkin sebelum mendaki. Selamat mendaki gunung. Semoga artikel ini bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar